Selasa, 04 Maret 2008

Terima kasih untuk Ayat2 cinta



Terlepas dari segala kontrofersinya, saya berterima kasih pada film ini.
Di hari pertama saya masuk kuliah, salah seorang teman ammah di jurusan saya, berseloroh bahwa film ayat2 cinta menarik, padahal dia belum pernah nonton, hanya melihat cuplikannya saja. sehingga dia ingin membeli Novelnya. Ini adalah sounding pada novel ayat2 cinta, batu loncatan untuk amar ma'ruf. Jika indikasi untuk membaca novelnya, jelas teman saya akan banyak tahu versi yang sebenarnya. Memang banyak hal2 yg syar'i di Novel tdk di cover seluruhnya di film, tapi beberapa adegan dan konsep cerita ygFilm ini tawarkan sudah lumayanlah untuk orang ammah. Temen2 saya yg ammah itu jadi tau kalo ternyata menyentuh orang yang bukan mahrom itu tidak boleh dalam Islam, sehingga temen2 saya yg tadinya mempertanyakan kenapa saya tidak mau salaman dan boncengan dengan anak cowok di kampus jadi mulai mengerti, pembelajaran tentang contoh ahklak yang baik dan sebagainya. Memberi pemahaman pada masyarakat kan harus bertahap.

Tidak ada komentar:

Curcol dikit

Dulu sebelum kenal instagram , saya nulis statusnya di blog hehehe setelah dipikir-pikir emang nyaman sih nulis status di blog, apalagi u...