Sabtu, 23 November 2013

Mengukur kemampuan

Bismillah

Dari kemarin-kemarin aku 'Galau'.. ceileeh bahasanya kayak anak2 socmed jaman sekarang :P (emang aku jaman kapan XP jaman Batu?)
Ih beneran nih.. udah beberapa hari aku sulit mikir, banyak blank, susah makan, susah tidur, susah ngomong, ( :P halah lebay) ya gitu pokoknya galau titik.

Karena apa? karena belum datang bulan ya ( XP ngawur!) karena Jodoh? ( #eh )
BUKAAAAAANNN!!
Karena bentar lagi November berakhir, dan kisahku pun akan berakhir XP, eh ga ding. serius sekarang. Jadi November seminggu lagi berakhir dan dedline ujian proposal the** di jadwal akhir november, kalo bisa nego bisa dapet awal desember.
Namun dari naga-naganya dapet jadwal ujiannya awal desember deh, soalnya  belum dapat Acc dari dua dosen, trus disuruh banyak perbaikan. Ngek :v belum lagi aku geraknya lelet seperti bekicot. huuufff (hela napas)

Nah... kalo dipikir-pikir (akhirnya mikir juga) ada yang terlewat disini.. Ya Allah.
saya terlalu fokus dengan masalah, sampai lupa bahwa ada maha pengurai masalah. Allah
Saya pun beristighfar. Astagfirullahaladziim!
hendaknya kita selalu melibatkan Allah dalam setiap urusan baik susah maupun mudah, baik lapang maupun sempit, baik duka maupun senang. Melibatkan Allah jangan pas lagi syukur senang saja, tapi setiap saat, bahkan dalam keadaan biasapun, melibatkan Allah perlu!, untuk memastikan apa yang kita lakukan berkah. dan tidak berlarut-larut dalam galau malau jijay bajay >.<

Dalam Al-Quran surat Ar-Ra'd : 31 Allah berfirman “Berdoalah kepadaKu, niscaya akan aku kabulkan

Allah berfirman: “Barangsiapa yang berdo’a kepada-ku, pasti akan ku-kabulkan, dan siapa yang memohon kepada-ku, pasti akan ku-beri,dan siapa yang mohon ampun kepada-ku pasti akan ku ampuni”. (HR.Bukhari, Muslim, Maliki, Tirmidzi )


“dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah melainkan kaum yang kafir”. (QS.Yusuf:12)


Terkadang saat kita bermasalah, kita tanpa sadar kerap membatasi kemampuan Allah lantaran membandingkannya dengan kemampuan sendiri.
kita galau dengan masalah yang kita punya seolah, masalah itu tidak bisa selesai. Karena kita mengukur masalah itu dengan kemampuan kita, tidak melibatkan Allah, membatasi kemampuan Allah.
Padahal Allah Maha segalanya, masalah kita cuma hal kecil bagi Allah, jika Dia ingin melenyapkannya bisa dalam sekejap saja.
Itu yang seringkali kita lupakan.
Sekali lagi Astagfirullah.

Wallahu a'lam

renungan pukul 3 pagi 

Tidak ada komentar:

Curcol dikit

Dulu sebelum kenal instagram , saya nulis statusnya di blog hehehe setelah dipikir-pikir emang nyaman sih nulis status di blog, apalagi u...